Setelah kita mendapatkan bentuk full face di core kuning pada posting sebelumnya, dalam orientasi corner to side ini, kita akan memperbaiki terlebih dahulu sudut-sudutnya sehingga tepat berpasangan dengan kata lain tepat pada core yang diharapkan. Setelah itu, kita akan selesaikan sisi-sisinya sehingga selesai.
yuk jangan terlalu lama basa-basinya!
Memperbaiki corner
Setelah terbentuk full face kuning, maka terdapat 3 kemungkinan yang terjadi pada sekeliling lapisan atas rubik 3x3x3 (pada core merah, hijau, biru, dan jingga). Ketiga kemungkinan ini berkaitan dengan warna yang sama pada salah satu face merah, hijau, biru dan jingga. Amati bagian lapisan ketiga pada setiap face di samping, adakah yang sama? pasangan corner tersebut, kita sebut saja headlight
Showing posts with label reguler. Show all posts
Showing posts with label reguler. Show all posts
Friday, January 2, 2015
Rumus Sederhana 3x3x3 (bag. 2)
Sudah lama saya tidak meneruskan tutorial ini, tapi itu hanya kendala waktu untuk menulis posting ini. Kembali lagi pada bahasan kita, rumus ini kita sebut rumus sederhana karena rumus ini memberikan sedikit variasi rumus namun berimbas pada waktu penyelesaian yang lebih panjang. Setelah kita menyusun bagian lapisan 2 bawah baik cara sederhana ataupun F2L, maka kita lanjutkan ke tutorial ini.
Tutorial ini merupakan penyelesaian lapisan atas berbasis corner-to-side yang utama. Selain ini ada pula penyelesaian berbasis side-to-corner yang kita bahas nanti. Sedangkan maksud utama adalah kita meringkas menjadi satu rumus perlangkah.
Tidak perlu panjang lebar, mari kita mulai.
Membuat Plus (+) di Core Kuning
Tutorial ini merupakan penyelesaian lapisan atas berbasis corner-to-side yang utama. Selain ini ada pula penyelesaian berbasis side-to-corner yang kita bahas nanti. Sedangkan maksud utama adalah kita meringkas menjadi satu rumus perlangkah.
Tidak perlu panjang lebar, mari kita mulai.
Membuat Plus (+) di Core Kuning
Monday, December 8, 2014
Rumus sederhana 3x3x3 (1)
Banyak sekali pemula yang akan menyelesaikan rubik 3x3x3 dengan cara menyelesaikan tiap sisi warna sehingga umumnya mereka bisa menyelesaikan satu sisi warna dangan stack di sisi selanjutnya. Jika anda termasuk yang secara otodidak melakukan itu, sungguh disayangkan karena langkah ini bukan langkah yang tepat. sebaiknya anda mempelajari notasi dan istilah pada posting sebelumnya (notasi).
Namun jangan khawatir, kemampuan mekanik anda akan menjadi modal dasar untuk menyelesaikan rubik 3x3x3, tentunya dengan langkah yang telah disusun ini.
Namun jangan khawatir, kemampuan mekanik anda akan menjadi modal dasar untuk menyelesaikan rubik 3x3x3, tentunya dengan langkah yang telah disusun ini.
Untuk
menyelesaikan rubik 3x3x3 harus diselesaikan secara per lapis bukan per sisi warna kubus. Pada posting ini kita akan membahas penyelesaian dua lapisan pertama (lapisan bawah dan lapisan kedua) yang ditempuh
dua langkah. Selain dengan langkah ini, terdapat juga penyelesaian dua lapis sekaligus yang disebut First 2 Layers (F2L).
Untuk awalan, alangkah baiknya
kita mempelajari terlebih dahulu penyelesaian secara 2 langkah yaitu selesaikan
rubik pada lapisan pertama kemudian lapisan kedua.
Notasi dan Istilah Rubik 3x3x3
Rubik 3x3x3
merupakan rubik pertama yang dibuat oleh sang penemu dan juga sebagai acuan
awal berlatih rubik. Walaupun acuan awal, rubik ini yang paling umum dimainkan
dan yang banyak dipertandingkan. Pengembangan rubik ini paling banyak varian
mulai dari mirror, void, Fisher, Windwrill (kalo ga salah nulis) dsb.
Sebelum
berlanjut ke cara menyelesaikannya alangkah lebih baik kita coba mengenal
dahulu istilah-istilah yang berkaitan dengan rubik tersebut. Istilah rubik
tersebut adalah:
Core atau Center merupakan
persegi bagian tengah pada tiap sisi rubi yang jumlahnya ada 6 dengan warna
berbeda-beda, yaitu:
Subscribe to:
Posts (Atom)